Langsung ke konten utama

RESENSI BUKU NOVEL R (Raja, Ratu & Rahasia)

IDENTITAS BUKU
Judul               :      R (Raja, Ratu & Rahasia)
Penulis            :      Wulanfadi
Penerbit          :      Best Media  PT. MELVENA MEDIA IDONESIA
Tahun Terbit   :      2016
Cetakan          :      4
ISBN              :      978-602-6940-261
Tebal               :      388

TENTANG PENULIS
Wulan Fadila Fatia adalah seorang perempuan kelahiran tahun 1999 dan dersekolah di SMPN 68 Jakarta Selatan, lalu melanjutkan di SMAN 3 Bogor. Berminat pada bidang menulis dan fotografi. Dalam menyalurkan hobi menulis, Wulan menerbitkan cerita buatanya melalui situs Wettpad. Novel R (Raja, Ratu & Rahasia) ini merupakan karya Wulan yang ke-2 yang sebelumnya telah menulis novel yang berjudul A (Aku, Benci & Cinta). Tahun 2016, pengikutnya di wattpad melebihi 74.9 ribu pengguna dan dia telah menyelesakan 33 cerita. Wulan juga penyuka kopi dan penikmat musik. Akun sosial media Wulanfadi :
Wattpad : @wulanfadi
Ask.fm : @wulanff
Instagram : @wulanfadila

SINOPSIS
Novel R ini menceritakan tentang kehidupan kehidupan tokoh Ratu yang baru saja mengalami musibah dengan kematian kedua orang tuanya, sehingga saat ini ia tinggal bersama Reon yang merupakan kakak kandungnya. Akibat kesibukan Reon setelah kepergian kedua orang tuanya, menyebabkan Reon memilih menitipkan Ratu di rumah sahabat orangtua mereka yaitu Tante Mitha. Tante Mita adalah ketua yayasan di sekolah Ratu, Tante Mitha memiliki seorang anak laki-laki yang bernama Raja. Raja terkenal sebagai sosok yang humoris, tegas, dan bergengsi tinggi. Meskipun begitu, Raja tetap seperti remaja kebanyakan yang maniak film horror, hobi bermain basket, namun dibalik sifat humorisnya Raja memiliki trauma masa lalu yang membuatnya sulit untuk mendekati Ratu, wanita yang ia sukai, meskipun dia menyukainya. Selama Ratu tinggal di rumah Tante Mitha Raja yang bertangungawab menjaganya, hingga tanpa sadar rasa tanggungjawab itu berubah menjadi cinta, namun setelah mereka dekat ada beberapa kendala akibat dari perkumpulan yang ada di sekolahnya, yang dinamakan Komplotan Rahasia.

KELEBIHAN DAN KEKURANAN
1.      Kelebihan
a.       Dalam novel ini terdapat kata-kata yang menghibur, membuat pembaca tidak mudah bosan dalam membaca. Ditambah dengan penggunaan bahasa yang mudah di mengerti dan penempatan setting waktu dan tempat yang detail, dialog antara Raja dan teman-temannya yang kocak membuat pembaca terbawa suasana.
b.      Cerita novel ini bagus, tidak menyangka bahwa penlis Wulanfadi masih anak SMA yang membuat karya yang sebagus ini, saya sangat suka ide yang penulis angkat dinovel ini yang menceritakan kehidupan anak-anak SMA tentang persahabatan, percintaan dan hal yang menarik lainya membuat siapa saja yang membacanya teringat akan masa-masa SMA. Interaksi yang penulis bangun antara Raja dan Ratu dibuat mengalir secara alami.
c.       Konsistansi penulis dalam menerapkan cover R ini, setelah sebelumnya penulis menerbitkan novel yang berjudul A mempunyai tipe yang mirip untuk Covernya, yang membuat novel yang ditulisnya terlihat unik dan menarik.
d.      Semua tokoh memiliki karakternya sendiri-sendiri yang semakin membuat novel ini menarik untuk dibaca.

2.      Kekurangan
a.       Jika pembaca tidak mengikuti dari awal, sulit untuk memahami tokoh-tokoh dan jalan ceritanya.
b.      Ada sedikit kesalahan dalam penulisan ejaannya.
c.       Dalam beberapa bab awal alur dalam cerita sanngat baik, tetapi saat memasuki konflik, semua terkesan terlalu tergesa-gesa dan akhirnya beberapa masalah tidak dapat tersampaikan dengan jelas dan baik.
d.      Banyak hal-hal kecil yang membawa pengaruh besar terhaap kelanjutan cerita, namun tidak dijelaskan denga porsi yang cukup sehingga terkesan menggantung
e.       Novel ini memiliki akhir yang tidak terlalu jelas, Karena diceritakan bahwa mereka bertemu di Venice lalu Ratu mengajak Raja untuk pulang. Ini yang membuat pembaca merasa binggung.

Kesimpulan
Secara Keseluruhan buku ini bagus, sangat direkomendasikan untuk remaja terlebih yang suka cerita cinta, saya sendiri sangat menyukainya. Waupun akhir cerita yang kurang memuaskan tapi jika penulis terus belajar menulis dan memperbanayak riset kemungkinan besar karyanya akan semakin baik dan menarik.
Dalam novel ini mengajarkan kepada kita beberapa nilai-nilai agama dan sosial. Nilai agama disini yaitu tokoh Ratu yang sangat tegar dan sabar saat kematian kedua orang tuanya saat usianya masih 15 tahun, ia mencoba untuk tidak larut dalam kesedihan. Sedangkan nilai sosial disini yaitu cerita tentang perkumpulan yang diadakan SMA Adhi Jaya yang diberi nama “Komplotan Rahasia” ini adalah suatu wadah dimana siswa-siswi dapat melepas penat dengan bercerita dan bermain bersama. Selain itu juga dimanfaatkan untuk menjalin interaksi antar murid.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOMPUTER GENERASI PERTAMA SAMPAI GENERASI KE EMPAT

Komputer Generasi Pertama Sampai Generasi ke Lima A. Komputer Generasi Pertama Tahun 1946 – 1959             Komputer pertama kali ditemukan oleh Charles Babbage, kecerdasannya logika matematikanya yang sangat sepesial membuatnya mampu menciptakan sebuah mesin yang dia sebut dengan nama Analytical Engine pada tahun 1882, sebuah mesin yang berfungsi sebagai alat perhitungan-perhitungan umum. Beberapa tahun kemudian munculah John V. Atanasoff dengan komputer rancangannya Atanasoff-Berry Computer (ABC) pada tahun 1937 yang kemudian dianggap resmi menjadi komputer elektronik pertama. Selang beberapa tahun kemudian munculah ENIAC ( Electronic Numerical Integrator and Computer) yang di perkenalkan oleh John Mauchly dan J. Presper Eckert. Tetapi komponen yang digunakan pada komputer – komputersebutter   tidak sama dengan komponen-komponen yang digunakan pada komputer sekarang ini. Computer generasi kesatu : 1.       Colas...

KETERAMPILAN HIDUP SEHAT (KHS) LIFE SKILLS

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Keterampilan hidup (life skills) dalam bidang pribadi dan sosial meliputi tiga kategori (Supratiknya, 2008) yaitu (a) pemahaman diri yang meliputi aspek fisik dan psikologis, serta penerimaan diri, (b) kemampuan mengatasi konflik intrapersonal dan meregulasi diri, dan (c) kemampuan menjalin relasi yang sehat dengan orang lain. Masalah yang mendesak bagi para remaja (siswa-siswi SMA/SMK) di bidang pribadi dan sosial (Supratiknya, 2008) antara lain: menemukan identitas diri atau konsep diri, menjalin hubungan yang harmonis dengan orang tua, mengembangkan sikap yang matang dan wajar terhadap seks, pergaulan dengan lawan jenis, dan menghadapi tekanan kelompok. Tiga kategori keterampilan hidup merupakan dasar dari kesehatan mental dan mendukung fungsi efektif individu dalam menjalankan kehidupan sehari-hari sesuai dengan tugas perkembangan yang harus dilalui, sehingga penulis berangapan bahwa penting untuk melatihkan ketera...